Julian Nagelsmann Ungkap Strategi Memukau Jerman di Laga Pembuka Euro 2024

Julian Nagelsmann Ungkap Strategi Memukau Jerman di Laga Pembuka Euro 2024

Julian Nagelsmann Ungkap Strategi Memukau Jerman di Laga Pembuka Euro 2024 – Julian Nagelsmann mengungkapkan kunci sukses Timnas Jerman dalam kemenangan mudah 5-1 mereka atas Skotlandia di laga pembuka Euro 2024. Pelatih Jerman ini menyoroti strategi bertahan Skotlandia yang terlalu dalam di awal babak pertama, yang memungkinkan Jerman untuk menguasai permainan dengan leluasa.

Tampil Dominan

Timnas Jerman tampil dominan sejak awal pertandingan, dengan mencetak dua gol cepat melalui Florian Wirtz pada menit ke-10 dan Jamal Musiala pada menit ke-19. Keadaan Skotlandia semakin memburuk setelah Ryan Porteous mendapatkan kartu merah pada menit ke-44, yang diikuti dengan gol LGOACE dari Kai Havertz melalui tendangan penalti pada masa injury time babak pertama.

Di babak kedua, Jerman tidak mengendurkan serangan mereka. Niclas Fullkrug menambah keunggulan pada menit ke-68, sebelum Emre Can menutup kemenangan besar ini dengan golnya pada menit ke-90+3. Meskipun Skotlandia mencatatkan gol bunuh diri melalui Antonio Rudiger pada menit ke-87, hal itu tidak cukup untuk mengubah arah pertandingan.

Julian Nagelsmann mengakui bahwa Jerman menampilkan performa yang impresif terutama dalam 20 menit pertama. Namun, ia juga menyebutkan bahwa kebobolan satu gol adalah alasan para pemainnya merasa kecewa, menunjukkan ambisi mereka untuk mempertahankan clean sheet.

Heran Dengan Strategi Lawan

Pelatih Jerman ini juga mengungkapkan keheranannya terhadap strategi Skotlandia yang kurang agresif pada awal pertandingan, tidak seperti yang mereka tunjukkan dalam pertandingan kualifikasi sebelumnya. Nagelsmann percaya bahwa Skotlandia terkejut dengan dominasi bola dan fokus tinggi yang ditunjukkan oleh Jerman.

Selanjutnya, Timnas Jerman akan menghadapi Hongaria di Mercedes-Benz Arena. Kemenangan dalam pertandingan tersebut akan memastikan mereka melaju ke babak selanjutnya dari Euro 2024, sebuah langkah penting dalam perjalanan mereka menuju gelar juara.

Perjalanan Julian Nagelsmann

Julian Nagelsmann adalah salah satu manajer muda paling menonjol dan berpengaruh dalam sepak bola modern. Lahir pada 23 Juli 1987 di Landsberg am Lech, Jerman, Nagelsmann memiliki latar belakang sebagai pemain sepak bola, meskipun kariernya sebagai pemain terhenti karena cedera pada usia muda. Namun, dia tidak menyerah pada cintanya pada sepak bola dan beralih untuk mengejar karir sebagai pelatih.

Di Hoffenheim, Nagelsmann mengawali karir kepelatihannya secara profesional. Dia bekerja melalui sistem akademi dan tim muda klub sebelum akhirnya menjadi manajer tim utama pada Februari 2016, menggantikan Huub Stevens. Di usia 28 tahun, Nagelsmann menjadi salah satu manajer termuda dalam sejarah Bundesliga.

Prestasi awalnya dengan Hoffenheim sangat mengesankan. Dia membawa klub itu lolos dari zona degradasi dan membuat mereka finis di posisi keempat, yang memastikan kualifikasi mereka ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub pada musim 2017/2018. Gaya permainannya yang menyerang, pemahaman taktis yang dalam, dan kemampuannya untuk mengembangkan bakat muda membuat Nagelsmann dianggap sebagai salah satu manajer paling menjanjikan di Eropa.

 

Pada tahun 2019, Nagelsmann bergabung dengan RB Leipzig. Di sana, dia melanjutkan kesuksesannya dengan membawa Leipzig ke semifinal Liga Champions UEFA pada musim perdananya. Gaya permainan Leipzig yang intens dan efektif, serta kemampuannya untuk menantang tim-tim besar Jerman dan Eropa, semakin memperkuat reputasinya sebagai manajer top.

Pada tahun 2021, Nagelsmann ditunjuk sebagai manajer Bayern Munich, menggantikan Hansi Flick. Pemimpinannya di Bayern Munich akan menjadi ujian baru dalam kariernya, dengan ekspektasi tinggi untuk meraih gelar domestik dan sukses di kompetisi Eropa.

Julian Nagelsmann tidak hanya diakui karena keahliannya dalam permainan, tetapi juga sebagai pemikir taktis dan inovatif yang terus mengubah paradigma permainan sepak bola modern. Dengan usia yang masih muda dan pencapaian yang mengesankan, Nagelsmann dipandang sebagai salah satu pemimpin masa depan dalam dunia kepelatihan sepak bola LGOACE.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *